Home » » Soal Sampah Warga Tamamaung Makassar Protes

Soal Sampah Warga Tamamaung Makassar Protes

Written By Redaksi kabarsulawesi on Senin, 16 Juli 2012 | 19.33.00

Laporan : Andi Bakri
 
Komnaswaspansulsel – Makassar : Siapa yang tidak jengkel dan resah, lantaran sampah sudah menumpuk di container sampah. Bahkan sampah-sampah itu malah sudah bertebaran dan meluber hingga ke jalan raya ? 
Inilah yang terjadi berapa waktu lalu di Tamamaung, Kecamatan Panakukkang, Makassar. Warga menjadi jengkel dan resah, soalnya selain berbau busuk, juga merusak pemandangan.

Sampah-sampah yang berada di container sampah itu menumpuk, lantaran armada sampah dari Dinas Kebersihan tidak datang mengambil sampah untuk di bawa ke tempat pembuangan akhir sampah. Kejadian ini tidak saja sekali bahkan berhari-hari sampah tidak terangkut, dibiarkan saja menumpuk hingga mengganggu penciuman warga disana, termsuk pengguna jalan yang setiap kali melintas disana.

Melihat hal itu, anggota Komnas Waspan Sulsel, Andi Bakri menemui  Lurah Tamamaung, Abdul Rahim untuk mempertanyakan keresahan warga soal sampah yang hanya menumpuk tidak terangkut oleh armada sampah.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Sampah bahkan sudah tiga hari tidak terangkut, lantaran armada sampah tidak kunjung datang.” Kata Lurah ketika di konfirmasi Andi Bakri dari Komna Waspan Sulsel.

Abdul Rahim mengamini apa yang dirasakan warganya, namun dirinya tidak bias berbuat apa-apa atas kejadian itu, padahal menurutnya, sudah ada komitmen pihak Kelurahan dengan Dinas Kebersihan Kota Makassar, untuk mengangkut sampah setiap harinya. Namun komitmitmen itu diingkari.

Abdul Rahim mengakui, complain warganya itu beralasan, sebab, sampah-sampah rumah tangga secara rutin sudah dibawa dan ditampung di container sampah, namun tidak juga diangkut berhari-hari.

“Untuk melayani warga, kami memiliki 8 armada motor sampah yang khusus melayani pengangkutan sampah dari rumah ke rumah dalam Kelurahannya. Malah dalam meningkatkan pelayanan masyarakat kami dari kelurahan menambah armada motor sampah dengan membeli secara swadaya.” Kata Rahim yang direkam Andi Bakri.

Kepala Kelurahan ini juga mengeluhkan Dinas Kebersihan yang tidak konssisten dengan kesepakan untuk mengambil sampah tiga kali setiap hari. Katanya, kalaupun armada mobil sampah beralasan rusak semestinya ada armada lain yang bisa menggantikannya.

Hasil pengawasan yang dilakukan anggota Komnas Waspan Sulsel, Andi Bakri, juga menemukan adanya keluhan warga soal container sampah yang sudah keropos bagian bawahnya, sehingga sampah-sampah yang dibuang warga di container sampah itu banyak yang keluar dan meluber hingga ke jalan raya.

Sementara itu, Camat Panakukkang, Dra. Sulsilowati yang ditemui Komnas Waspan, malah menyalahkan warga disana.

“Selama ini masih banyak warga yang tidak punya kesadaran untuk membuang sampah secara tertip. Saya pernah melihat seorang warga seenaknya membuang gelas plastic ke depan pintu pagar” katanya.

Namun soal tidak terangkutnya sampah-sampah yang dibuang warga atau dibawa oleh armada motor sampah, dirinya juga tidak bisa berbuat banyak, hanya menyarankan Wartawan atau LSM yang melapor langsung ke Dinas Kebersihan. Pasalnya, kalau laporan Warawan maupun LSM cepat ditanggapi.

Lantaran banyaknya keluhan soal sampah ini, beberapa waktu lalu juga sudah diadakan pertemuan seluruh Camat dan Lurah yang dilaksanakan leh pihak Pemkot Makassar disalah satu hotel di Makassar.

(admin/Lap. Andi Bakri)

 Lihat juga berita di :
Share this article :

VISI DAN MISI

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. KOMNAS WASPAN SULSEL - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger